Artikel

Home » Artikel » System Parkir Prabayar
System Parkir Prabayar

System Parkir Prabayar

April 26, 2014, 23:37:11
System Parkir Prabayar

BANDUNG, KOMPAS.com - Mulai Selasa (24/12/2013), Pemerintah Kota Bandung mulai menerapkan sistem parkir baru dengan metode prabayar. Sistem parkir prabayar ini diawali di Jalan Braga, Kota Bandung. 

Di jalan sepanjang 800 meter tersebut, Pemkot menempatkan empat alat atau terminal parkir prabayar di atas trotoar pejalan kaki. Menurut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, saat melakukan uji coba langsung di Jalan Braga, sistem parkir prabayar ini bertujuan untuk menghindari kebocoran retribusi parkir yang selama ini terjadi. Ia berharap, sistem parkir prabayar ini bisa menekan angka kebocoran pendapatan dari retribusi parkir yang diyakininya bisa meningkatkan pendapatan pemerintah Kota Bandung. 

"Ini merupakan bagian dari pembenahan pelayanan publik di Kota Bandung sesuai dengan cita-cita smart city," kata Ridwan saat ditemui di Jalan Braga, Kota Bandung, Selasa (24/12/2013). 

Ridwan menjelaskan tata cara penggunaan parkir prabayar. Pertama, pengendara terlebih dahulu memarkirkan kendaraan pada tempat yang ditetapkan (sesuai dengan marka parkir). Kemudian pelanggan datang ke terminal parkir prabayar yang telah disediakan. 

Di mesin terminal parkir, kata Ridwan, pelanggan diminta untuk memasukkan nomor polisi kendaraan dilanjutkan dengan menekan tombol hijau. Selanjutnya pelanggan diminta untuk memasukan uang pecahan (koin Rp 500 dan atau Rp 1.000), ke terminal parkir sesuai dengan waktu parkir yang diharapkan dengan rincian Rp 2.000 untuk dua jam pertama dan Rp 2.000 untuk jam selanjutnya. 

Setelah membayar dan kembali menekan tombol berwarna hijau, karcis parkir akan kelur dan tertera jam masuk parkir dan jam keluar parkir. Karcis parkir tersebut harus ditempatkan di atasdasboard kendaraan pelanggan. "Jika sudah melewati batas waktu, pelanggan bisa menambahkan uang," tegasnya. 

Lebih lanjut Ridwan menambahkan, dipilihnya Jalan Braga untuk ujicoba parkir prabayar lantaran jalan ini merupakan ikon Bandung. Pasalnya, setiap hari jalan yang tidak terlalu panjang ini selalu menjadi magnet wisatawan.

Share:

Related Posts

x

Hubungi WA



Choose your Style
Layout Style